Jumat, 15 April 2016

A Crazy Little Thing, Called Love

Omaigat, welcome to my blog again, haaii!!

Aku ngerjain blog itu karena tugas. tapi kali ini, aku lagi males banget nih. jadi iseng-iseng aja nge-blog. lagian, ini blog juga tempat curhatan yang menurutku jarang yang lihat. hehee. jadi, kalian yang lihat, listening aja nih, buat jadi pengalaman dan pelajaran. lihat post-post ku dibawah juga yaa :))

Okey, aku mau bahas about love. Siapa sih yang nggak tau jatuh cinta? Cinta. Cinta. Cinta.

Ini kita bahas jatuh cinta antara lawan jenis ya, falling in love with the feeling~ getoh.

Jadi, apa sih jatuh cinta itu? Buat apa sih jatuh cinta itu? Buat apa sih jatuh cinta kalau pada akhirnya akan merasakan patah hati? Baca wattpad "Only Hope" by Dinda deh, kali aja minat wkwk.

Jatuh cinta. Kita jatuh, ya pasti ada sakitnya. Ini salah satu kutipan wattpad aku yang akan aku share:

"Jatuh cinta itu ibarat makan. Kalian tau kalau nantinya kekenyangan, tapi kalian tetap makan, kan? Karena emang kalian butuh. Gitu juga jatuh cinta. Kalian tau kalau nantinya akan sakit, tapi kalian tetap jatuh cinta, kan? Karena kalian juga butuh."

Kalian butuh cinta karena jatuh cinta adalah hal yang wajar sekaligus normal. Sekecil apapun rasa itu, tetap jatuh cinta.

"Terus? kalau udah tau bakal sakit? ngapain dilakuin beberapa kali? ngapain udah tau sakit, masih aja diulang sampe hati udah mau ancur,"

Selain sakit, jatuh cinta juga butuh pengorbanan.

Gini ya, jatuh cinta. Fase dimana kita mencintai seseorang sewajarnya. 'Hal yang berlebihan itu tidak baik.'. begitu juga cinta. jangan berlebihan cinta, cinta yang lebih tetaplah untuk Allah SWT. kita cinta sewajarnya aja, kalau dia emang nggak suka balik ya nggak papa.

Cinta bisa aja kalian mencintai dalam diam, dan dia menyukai orang lain. tapi bisa juga kita mencintai seseorang dan dia menyukai kita. itu berarti kalian harus mencari orang yang tepat.

tapi, jatuh cinta belum tentu jatuh pada kata 'PACARAN' . There's something wrong. Buat apa sih pacaran?? Gunanya apa coba? Cukup saling percaya satu sama lain udah cukup. Pacaran itu cuma status yang biar nggak dibilang jomblo.

Kenapa nggak saling bilang :

"Would you be mine?"

"Yes, I will."

Omaigat itu lebih so sweet. Bukannya so sweet sih, lebih yakin. Itu artinya yang sama lain. Kita yakin sama dia kalau dia milik kita, dan dia yakin kalau kita milik dia. Itu udah cukup.

Jujur, aku takut kalau aku philophobia. Setelah fase patah hati dan move on, ada fase dimana kita benar-benar melupakan apa arti jatuh cinta. Dan disitu ada seseorang yang datang lagi dan pergi lagi. Itu akan bikin philophobia. aku takut. tapi jangan sampai. makanya, jangan terlalu larut dalam kesendirian, ya paling nggak nyaman lah yaa sama cowok. oke okee?

Btw kenapa aku jadi ngomongin ini sih? jijik sendiri, hehehee..

Okey, cukup disini ajaa. Capek nih ngetik, mau belajar dulu. Byee, gonne missing this blog <3